3 pilar kesuksesan

Kamis, 27 Februari 2014

Sebuah bangunan akan kokoh dan tahan terhadap berbagai goncangan, terpaan angin, atau gempa yang dahsyat jika memiliki tiang atau pilar-pilar yang kokoh dan banyak. semakin bayak pilar akan semakin baik. Namun jika kita ingin membangunnya tanpa banyak pilar kita meski membangun pilar yang sedikit tesebut dengan kokoh. jika tidak maka akan mudah robohlah bangunan tersebut.


Kesuksesan dapat diibaratkan sebagai sebuah banguan. Seseorang yang ingin membangun kesuksesan yang kokoh yang tidak mudah runtuh, maka kesuksesan tersebut harus dibangun diatas pilar-pilar yang kokoh. Paling tidak ada 3 pilar yang kokoh yang dapat digunakan untuk membangun kesuksesan yang besar dan kuat.

1. Syukur, akan melahirkan kebahagiaan, yang pada gilirannya akan melahirkan energi yang dahsyat, dan hidup selalu bergaerah. Jika anda tidak bersyukur pada keadaan yang melingkupi kehidupan anda. maka hidup penuh dengan kekecewaan, kesedihan dan frustasi. sehingga anda merasa menanggung beban yg amat berat. anda akan letih sebelum bekerja. anda akan malas sebelum bertindak.
Syukur akan melahirkan kebahagian. Sedangkan kebahagian akan melahirkan kesuksesan. Namun kebanyakan orang memahaminya secara terbalik. Mereka ingin sukses karena mereka ingin bahagia. padahal yang benar adalah karena bahagialah anda akan menjadi sukses. Ketika anda bahagia maka anda mampu bekerja penuh dengan semangat. Halangan yang mengahadang akan anda pandang sebagai tantangan. kesulitan yang membelit, menjadi permainan yang sangat menarik. Kenapa? karna anda bahagia. kenapa? karna anda mensyukuri setiap apa yang anda temui.

2.Sabar, akan melahirkan kekuatan, keteguhan, keuletan dan jiwa pantang menyerah. Kesemua sikap ini sangat diperlukan ketika hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. sehingga anda mempunyai kekuatan untuk bangkit ketika anda jatuh. Anda akan bertahan ketika menghadapi kesulitan ditengan jalan. Anda memiliki pendirian untuk tetap menapaki jalan meski jalan itu nampak berduri.

3.Kesederhaan, akan melahirkan efektifitas hidup. Jika pola sikap anda sederhana, maka anda tidak perlu menunggu semuanya sempurna. Tidak ada rotan akarpun jadi. pola pikir sederhana menekankan pada tindakan. sedangkan tindakan pasti akan menuai hasil besar atau kecil. kalaupun toh tidak ada hasilnya atau bahkan merugi, anda akan cepat lebih tahu bahwa cara yang anda lakukan salah sehingga anda dapat segera mencari cara lain yang lebih baik.

Baca selengkapnya......

3 Sumber energi yang Dahsyat

Rabu, 25 Desember 2013

Pernahkah anda bertanya kenapa orang sukses seakan memiliki energi tanpa ada habisnya, memiliki fisik yang kuat seakan tiada merasa capek? Pernahkan anda bertanya kenapa orang sukses tahan terhadap lingkungan yang menekan , mau memikul beban yang berat bahkan mengancam kehidupannya, meski mereka tidak mendapatkan imbalan materi dari apa yang mereka tanggung?. Pernahkan anda bertanya kenapa orang sukses mau mencurahkan segenap harta, tenaga,pikiran dan waktunya demi sesuatu yang bukan untuk kepentingan diri dan keluarganya?
Anda ingat kenapa pendiri Negara ini, mau bersusah payah, mencurahkan segenap usaha dan tenaganya? Apakah mereka ingin menjadi pejabat atau Presiden? Apakah mereka berpikir ingin menjadi pahlawan? Oh tidak. Jika mereka menginginkan itu mungkin akan lebih aman jika mereka menjadi anteknya Belanda. Mereka tidak perlu masuk bui. Mereka tidak perlu bergerilya dihutan belantara meninggalkan kenikmatan dunia, dan mengorbankan nyawa.

Saya memiliki seorang mentor, mereka memiliki beberapa perusahaan, menjadi trainer terkenal, menulis lebih dari 3 buku yang best seller , memiliki keluarga yang sukses dan harmonis. Mereka juga masih sempat menulis di facebook dan twiter hampir setiap hari. Apakah mereka memiliki waktu lebih dari 24 jam sehari?
Ternyata ada 3 rahasia besar yang dimiliki orang sukses, yang tidak dimiliki oleh orang kebanyakan. Sehingga mereka nampak memiliki energi tiada habisnya.
Pertama adalah, mereka menyadari akan makna kehidupan. Mereka menyadari bahwa hidup ini adalah sesuatu yang harus diisi. Karena itu mereka akan mengisinya dengan sesuatu yang baik. Mereka berharap kehidupannya bermanfaat bukan hanya untuk dirinya dan keluarganya saja tetapi bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang. Kesedaran ini akan memberikan daya untuk terus berkarya, bertindak dan berjuang. Dia tidak memperdulikan imbalan apa yang mereka dapat. Mereka hanya berpikir apa yang dapat saya lakukan dan berikan kepada sebanyak banyaknya orang. Kebahagiaan mereka bukan pada menerima tetapi pada memberi.
Pertanyaanya selanjutnya barangkali, kenapa mereka memiliki kesadaran tentang kehidupan ini yang sedimikian tinggi? Apakah ini memang sudah takdir mereka atau ini bisa dikembangkan? Saya yakin sebenarnya setiap manusia memeliki potensi tentang kesadaran tentang hidup ini. Namun karena manusia juga dibekali oleh hawanafsu, yang menghambat tumbuhnya atau berkembangnya sikap ini, maka kebanyakan dari kita potensi “ kesadaran tentang hidup” ditutupi oleh hawanafsunya. Sehingga yang muncul adalah sikap egoisme. Sikap egoisme merupakan induk dari kemalasan. Sedangkan kemalasan merupakan “rem” atau penghambat dalam kehidupan. Sehingga orang yang malas dia tidak memiliki energi yang cukup bahkan hanya untuk sekedar menggerakkan badannya bagun dari tempat duduknya. Jika sudah duduk malas berdiri.
Sumber energi yang kedua adalah, mereka berpendapat apapun yang dilakukan akan kembali pada diri pelakunya. Dunia ini adalah cermin. Dunia akan memantulkan apa yang ada dihadapannya. Para orang sukses memiliki keyakinan demikian. Sehingga mereka tidak pernah berpikir apa yang akan saya dapat jika melakukan ini dan itu. Mereka tidak pernah merisaukan hasil. Mereka hanya bertindak, bertindak dan bertindak. Tidak perduli apakah orang lain mengapresiasinya atau bahkan menngejeknya. Mereka tidak terpengaruh oleh sikap orang lain terhadapnya. Karena mereka yakin perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan cepat atau lambat. Jika sekarang balasannya tidak baik, mereka berpendapat itu bukan pantulan dari cermin dunia. Ini adalah tantangan atau debu yang mengotori cermin dunia tersebut. Mereka dengan setia tanpa prasangka dan mengenal lelah membersihkan debu yang menutupi cermin. Sehingga cepat atau lambat cermin dunia akan memantulkan yang sebenarnya.
Atau mereka berpikir mengikuti hukum kekekalan energi. Energi yang keluar (Ek) akan sama dengan energi yang masuk (Em). Energi yang masuk besarnya akan sama dengan energi yang keluar. Jika energi yang masuk besarnya tidak sama dengan energi yang keluar maka akan ada energi yang tersimpan dalam bentuk energi potensial (Ep). Ek = Em.Sedangkan Em= Ed+Ep. Energi potensial akan dapat cair atau dicairkan nanti ketika dibutuhkan.
Karena itulah kenapa ada istilah bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Ketika bersakit sakit, mereka mengumpulkan energi potensial sebanyak-banyaknya. Meski mereka hanya mendapatkan sangat sedikit dari apa yang seharusnya diterima namun mereka tetap saja bertindak dan bertindak, karena dia percaya sedang mengumpulkan energi potensial. Dimana pada saatnya nanti mereka akan mendapatkan semua apa yang telah dilakukannya.
Sedang sumber energi yang ketiga adalah Ikhlas. Ikhlas adalah melakukan sesuatu tanpa pamrih. Keihklasan ini sandarannya pada agama. Mereka yang memiliki keikhlasan akan bertindak karena Allah. Mereka tidak berharap balasan kecuali dari Allah. Dan mereka percaya bahwa Allah adalah sebaik baik pemberi balasan Dia tidak pernah ingkar janji. Karena itu mereka yang mempunyai keikhlasan yang baik, tidak pernah berpikir, reaksi yang diberikan orang lain dari tindakannya. Karena itu mereka berani tidak populer, berani menanggung derita, bahkan berani mengorbankan nyawanya.
Dengan energi seperti inilah mereka para orang sukses sanggup melakukan apa yang tidak mau atau bisa dilakukan orang kebanyakan. Dari sumber energi seperti inilah para orang sukses memiliki daya tahan yang tinggi dan berani all out dalam melakukan sesuatu, siap menderita, siap berkorban jiwa dan raga.
Inilah sumber energi yang dimiliki oleh orang sukses. Jika anda ingin sukses maka anda mesti memiliki sumber energi semacam ini. Jika anda memiliki sumber energi semacam ini maka, anda sudah memiliki kekuatan untuk menggapai kesuksesan anda. Jika kekuatan ini aanda gunakan untuk meraih kesuksesan anda, maka saya yakin kesuksesan anda akan dapat segera anda raih.
Apakah anda ingin memiliki energi seperti ini? Anda sudah tahu caranya untuk memilikinya? Ya, sebenarnya sangat mudah. Anda hanya diminta mengubah orientasi hidup anda. Singkkirkan egoisme anda. Tanamkan dalam diri anda, bahwa anda lahir kedunia ini bukan hanya untuk diri dan keluarga anda. Keberadaan anda di dunia ini adalah sebagai wakil Allah untuk memakmurkan, memanfaatkan dan mengelola dunia ini untuk menjadikan kehidupan ini lebih baik bagi semua orang.
Jika orientasi hidup anda sudah seperti diatas, maka lambat laun energi anda akan meningkat. Semakin tinggi pemahaman anda tentang kehidupan, semakin tinggi kesadaran anda tentang kehidupan maka semakin besar pula sumber energi yang anda miliki. Sehingga jika sumber energi ini semakin kuat maka tidak ada yang bisa menahan luapan energi yang anda miliki kecuali kematian.
Semoga Bermanfaat
See at the top

Baca selengkapnya......

What is your Mission

Kamis, 16 Mei 2013

Dalam pertemuan kewirausahaan maupun bertemu dengan mereka yang baru memulai usaha, saya sering dianggap sebagai orang yang mematahkan semangat teman-teman pengusaha pemula . Hal ini karena saya sering melontarkan kritikan tentang, usaha yang mereka lakukan. Kritikan tersebut sebenarnya keluar dari rasa keprihatian yang mendalam, dimana saya sangat ingin mereka berhasil dalam usaha yang dirintisnya. Disamping itu saya juga kepengen usaha, teman-teman ini mempunyai visi dan misi yang jelas meskipun dimulai dari bawah.


Kritikan ini hadir juga disebabkan , kenyataan yang terjadi dilapangan betapa banyak pengusaha pemula yang gulung tikar. Menurut saya kegagalan tersebut disebabkan oleh cara berpikir yang pragmatis, memulai dari yang sederhana, mudah dan murah. Cara berpikir seperti ini jika dilakukan oleh mereka yang berpendidikan setingkat SMA, tidak masalah. Namun jika cara berpikir ini juga digunakan oleh mereka yang lulusan sarjana, insiyur, saya menjadi sangat prihatin.

Keprihatian saya ini paling tidak dikarena oleh 3 hal, pertama adalah rasa sayang terhadap ilmu yang telah mereka pelajari ketika kuliah. Masak seorang sarjana tehnik informatika mau usaha jualan mie ayam. Meskipun ada kemungkinan mereka berhasil, saya yakin kemungkinan besar mereka akan gagal. Karena apa? Karena mereka tidak akan total mengurusi usaha mie ayamnya.
Keprihatinan kedua adalah, kasihan mereka yang tidak sekolah atau yang sekolahnya rendahan harus bersaing dengan mereka yang sarjana. Dan keprihatinan yang ketiga adalah, lalu siapa yang akan menggarap lapangan usaha, dibidang Permesinan, IT dan bidang bidang usaha yang menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang tinggi? Padahal jenis usaha inilah yang sekarang ini masih kosong dan jarang pesaingnya. Jenis lapangan usaha inilah kedepan yang mampu membuat bangsa kita, negara kita sebagai negara yang kuat. Karena apa? Karena rakyatnya mau berpikir besar, dan melakukan hal-hal sulit.

Jika diperhatikan motivasi seseorang untuk memulai usaha, digerakkan oleh dua hal. Pertama adalah harta. Mereka berusaha karena mencari harta atau uang. Mereka yang berusaha dengan motif uang ini, akan berpikir usaha apa saja yang penting menghasilkan. Sehingga mereka terkadang kurang menghiraukan aturan agama. Mereka berusaha apa saja meskipun tidak sesuai dengan passion dan keterampilannya. Mereka yang berusaha dengan motip uang biasanya usahanya tidak konsisten, mereka mudah pindah-pindah bidang usaha dan selalu mengikuti trend. Temannya sukses dibidang A, maka mereka akan beralih dibidang A. ketika diperjalanan usahanya tidak menghasilkan sesuai yang diharapkan, bukan mencari penyebab kenapa ini terjadi, tetapi dia tengok kekiri dan kekanan mencari peluang-peluang baru. Mereka yang berusaha dengan motip uang tidak memiliki semanagt yang besar, meraka akan mudah puas dan cepat putus asa. Mereka tidak mampu menjadi perusahaan besar.

Penggerak motivasi berusaha yang kedua adalah berkontribusi atau spiritual. Mereka yang berusaha dengan motip kontribusi atau spiritual memiliki visi dan misi yang jelas. Mereka berusaha disesuaikan dengan passion dan skill mereka. Mereka tidak mudah digoyahkan oleh warna hijau rumput tetangga. Mereka akan tetap konsisten meniti jalan usaha yang dituju. Meskipun usahanya tertataih tatih mereka tidak peduli. Meskipun usahanya tidak menghasilkan mereka tidak peduli. Karena mereka berusaha untuk berkontribusi, bukan sekedar mencari uang. Mereka sudah merasa cukup mendapatkan kepuasan membantu, mempermudah orang lain. Mereka perpendapat mereka bekerja bukan untuk mengejar uang namun mereka ingin dikejar uang.

Jika anda perhatikan perusahaan yang digerakkan oleh semangat kontribusilah yang akan mampu menjadi perusahaan besar dan mendunia. Anda tahu semangat apa yang ada dalam perusahaan Ford, Microsoft, Honda dan lain sebagainya. Ya mereka digerakan oleh semangat kontribusi. Mereka ingin membantu masyarakat mendapatkan produk yang murah sehingga semua masyarakat dapat menikmatinya.

Bagaimana? Anda masih mau berpikir pragmatis dalam berusaha dan masih mau mngejar mengejar-ngejar uang terus? Anda akan capek. Sungguh akan capek.

Bukankah lebih enak jika anda dikejar oleh uang. Anda duduk-duduk uang datang sendiri. Anda berlari, uang mengejar anda. Anda tidur uang berduyun-duyun datang memenuhi rumah anda. Jika ini yang anda inginkan, hanya satu jalannya. Awali niat usaha anda dengan niat kontribusi. Anda ingin memudahkan orang. Anda ingin membantu orang. Anda ingin menyediakan sesuatu yang sangat diinginkan oleh orang lain. Memang awalnya sulit tapi endingnya anda akan mandi uang. Mau?

Semoga bermanfaat
See you at the top

Baca selengkapnya......

Sabar dalam Menggapai Mimpi

Rabu, 08 Mei 2013

Apakah saat ini anda sedang mengalami keraguan dalam menggapai impian anda, antara dilanjutkan atau diabaikan?. Karena anda telah merasa berjuang dan berkorban terlalu banyak. Karena anda telah merasa menginvestasikan waktu, tenaga, harta dan pemikiran terlalu besar namun hasilnya belum nampak sama sekali?
Bersabarlah. Sebenarnya mewujudnya impian anda dalam kenyataan hanya menunggu waktu saja. Jika impian anda saat ini belum terwujud itu bukan berarti anda tidak layak mendapatkanya. Itu boleh jadi belum waktunya anda mendapatkannya. Itu boleh jadi cara yang anda gunakan belum mengarah ke pencapaian impian yang anda inginkan. Atau itu boleh jadi apa yang anda korbankan atau nilai tukar yang anda berikan belum sebanding dengan impian yang anda inginkan. Jika anda mengimpikan BMW baru sementara anda baru punya uang Rp.200 jt, dan anda mengingin pembelian cash, maka anda harus sabar menunggu hingga memeliki uang senilai BMW tersebut.

Percayalah, dan tambahkan kenyakinan anda, bahwa impian anda akan terwujud dalam kenyataan. Kenapa ? ya, karena anda mempunyai Allah yang Maha Perkasa, yang mampu mewujudkan apa saja. Apa artinya impian anda dibanding kekuasaanNya.? Sebenarnya dalam sekejappun impian anda bisa terwujud jika Dia menghendaki. Namun disamping Maha Perkasa Dia juga Maha Bijaksana, artinya Dia akan mempertimbangkan kepantasan anda saat menerimanya. Dia tidak ingin anda celaka gara-gara belum waktunya anda menerima tetapi sudah diberi.
Percayalah, bahwa apapun impian anda selama itu masih masuk dalam batas dapat diterima akal, akan dapat terwujud. Saya pernah mengalami sendiri. Bukankah dalam kenyakinan kita, bahwa umur, jodoh dan rizki itu sudah digariskan oleh yang Kuasa? Jika memperhatikan ini, seakan kita tidak bisa memilih dalam soal jodoh. Semua sudah diatur, kita tinggal pasrah saja.
Tetapi soal jodoh ini, ketika masih kuliah saya mengajukan 4 syarat, yaitu, pertama, umur lebih muda 4 tahun, pertimbangannya adalah katanya wanita lebih cepat tua dibandingkan laki-laki. Nanti kalau saya mau lari istri gak bisa diajak lari repotkan? Hehe he.Syarat kedua adalah, berjilbab. Ini sebagai tanda calon istri yang solihah, yang paham agama dan rajin mengaji. Syarat ketiga adalah, pegawai negri. Kenapa? Karena saya ingin menjadi seorang wiraswasta, saya ingin dapur keluarga kami nanti tetap ngebul bagaimanapun keadaan saya. Disamping supaya istri memiliki banyak waktu dirumah. Dan Syarat keempat, mau memliki anak empat. Alhamdulillah semua impian atau syarat itu terpenuhi oleh istriku, bahkan kami mendapatkan bonus satu anak, menjadi 5. Dan jika yang keguguran dihitung menjadi 6. Jadi meskipun jodoh sudah ditentukan oleh yang kuasa namun kita masih bisa memilihnya, mengajukan syarat-syaratnya yang sesuai dengan impian kita.
Untuk mendapatkan istri yang sesuai dengan impian kita tentunya tidak mudah dan diperlukan kesabaran. Bagaimana tidak, dalam perjalanan mencapai impian itu saya dipertemukan dengan wanita-wanita yang menarik hati.
Ketika kuliah, saya dipertemukan dengan seorang wanita yang menarik hati saya. Bahkan wanita ini boleh dikata cinta pertama saya. Ketika masih dalam suasana pertemanan, saya menyarankannya untuk memakai jilbab namun rupanya dia keberatan, dengan alasan belum siap. So meskipun hati saya sangat terpaut dengannya, namun dalam pikiran sadar saya selalu mengatakan, “Dia tidak masuk dalam impianmu meskipun sangat menarik hatimu “. Berat memang berjuang untuk menghapusnya dalam kenangan, tetapi itulah resiko yang harus aku alami untuk menggapai atau mewujudkan impian.
Kemudian ketika bekerja saya dipertemukan dengan seorang gadis yang cantik, kuning langsat, tinggi semampai dan orangnya sangat perhatian. Namun 3 syarat pertama tidak terpenuhi. Karena umurnya sama dengan saya, tidak berjilbab dan tidak pegawai negri. Banyak orang yang menyayangkan saya tidak kawin dengan dia. Apalagi belakangan pakaiannya yang dulunya suka pakai rok setinggi lutut kini sudah menutupi mata kaki dan memaki baju lengan panjang. Namun dia belum sampai mengenakan jilbab.
Lalu suatu saat bertemu dengan seorang gadis yang berjilbab dan umur beda 3 tahun. Namun dia bukan pegawai negeri. Ya Tuhan, akhirnya gagal juga. Sementara usiaku kian lama kian bertambah. Dan saat itu sudah berumur 28 tahun. Lalu sampai kapan aku akan mengejar impian itu?
Rintihan dan doa aku panjatkan setiap hari. Oh ternyata calon istri saya memang sedang dipersiapkan. Dia baru mau lulus kuliah dan dia baru mau menjadi calon PNS sebagai Dosen. Dan dia baru kurang lebih setahun memaki jilbab dan tepat seperti impian saya umurnya beda empat tahun. Subhanallah
Tahukah pembaca keyakinan apa yang menguatkan saya bahwa dia calon yang tepat buat saya meskipun awalnya tidak seberapa mencintai dia. Saya bermimpi dalam suasana yang gelap, ada suara yang lantang mengatakan “ JIka kamu mengawini dia, maka umurmu akan panjang, anakmu akan banyak dan rizkimu akan berlimpah” itu kata kata yang aku ingat. Mudah-mudahan masih ada tambahannya, “hidupmu akan berkah” amin ya robbal alamin

Semoga bermanfaat.
See you at the top

Baca selengkapnya......