Suatu ketika saya berkenalan dengan seorang pemilik restoran Masakan Padang. Suatu kebiasaan yang saya lakukan apabila mendapatkan teman baru adalah mengorek tentang kehebatan atau kelebihan sang teman . Salah satu tujuannya adalah saya ingin mengenai cara dia meraih kesuksesan, yang nantinya dapat menjadi inspirasi bagi kehidupan dimasa mendatang. Begitulah salah satu cara saya mencari ilmu kesuksesan.
Namun ternyata cara tersebut berdampak ganda. Selain mendapatkan ilmu, saya juga mendapatkan simpati dari mereka. Karena mereka merasa saya menghargainya.
“ Saya bisa menjadi seperti ini, karena bibik saya” kata mas Budi, juragan Restoran Masakan padang suatu hari.” Maksudnya anda dibantu modal oleh bibi anda?” tanyaku ingin memperjelas.” Oh tidak. Tetapi karena ocehan dan makian biblah saya bisa menjadi seperti sekarang ini, Jika tidak mungkin saya seperti pemuda kampung lainnya. Hanya kesawah nyakul”
“Bisa dijelaskan persisnya?” tanyaku yang kebingungan
“ Ketika masih kecil aku diikutkan bibi saya, karena keluarga saya miskin. Namun bibi saya itu orangnya sangat pelit dan hemat. Suatu ketika saya sedang mencari rumput untuk memberi makan sapinya bibi. Karena belum sarapan dari rumah, saya sangat lapar sekali. Akhirnya saya mencabut singkong bibi untuk dibakar. Namun celaka ternyata bibi melihat dan memarahi saya habis-habis. Mengumpat dan memaki saya. Hati saya panas saat itu. Tanpa pikir panjang saya kabur dari rumah bibi pergi ke Jakarta. Akhirnya jadilah saya seperti ini. Saya bisa seperti ini karena menyimpan amarah yang luar biasa atas makian dan umpatan bibi. Namun Alhadulillahnya saya dapat mengarahkan amarah saya ke hal-hal positip. Saya bertekat , saya harus kaya. Saya tidak amau miskin apalagi jadi hinaan dan cacian orang” kata mas budi panjang lebar.
“Anda sampai sekarang masih marah dengan bibi anda?”
“O tidak. Sekarang saya justru hormat kepada beliau. Mungkin jika bibi saya tidak galak, saya tidak akan seperti ini?!”
Subhanallah, memang benar sekali firman Allah yang menyatakan “ setiap kesulitan ada kemudahan” atau” Boleh jadi apa yang engkau anggap jelek itu justru sebenarnya baik bagimu”. Dengan demikian hendaknya anda mesti merubah paradigma anda dalam menyikapi kesulitan yang datang menghampiri anda.
Setelah saya renungkan, ternyata kesulitan itu mempunyai banyak manfaat terhadap kemajuan dan kesuksesan kita, jika tidak salah dalam menyikapinya
Pertama, kesulitan merupakan cara alam mengajar dan mempersiapkan diri anda untuk mendapatkan kesuksesan yang tahan lama. Jika anda mendapatkan suatu masalah atau kesulitan, maka anda akan belajar bagaimana anda bisa menangani masalah tersebut. Jika anda sudah dapat menyelesaikan masalah tersebut Allah akan mengirim maslah baru yang lebih komplek dan sulit. Masalah yang selalu datang ini akan membuat diri anda pintar dan mempunyai daya tahan yang lebih baik. Sebaliknya jika anda tidak bisa menyelesaikan atau tidak mau mengambil pelajaran dari masalah tersebut, maka masalah yang serupa akan datang berulang-ulang sampai anda bisa mengambil pelajaran.
Kedua, kesulitan merupakan cara alam menggilir atau memindahkan kesuksesan dari satu orang ke orang lain. Dengan adanya kesulitan orang kaya bisa jatuh miskin, sedang yang miskin bisa menjadi kaya. Dengan adanya kesulitan pemimpin bisa jatuh dan digantikan dengan orang yang mampu menangani kesulitan tersebut
Ketiga, kesulitan akan menjadikan suatu perbuatan berkualitas atau berharga. Ibarat orang bermain bola, suatu goal yang dihasilkan dengan perjuangan yang keras akan mendapatkan presiasi yang tinggi oleh penonton. Coba bandingkan dengan goal yang diperoleh dengan cara mudah, umpamanya pihak lawan tidak mau melawan tetapi malah mempersilahkan untuk dibobol gawangnya. Tentu goal semacam ini tidak diapresiasi oleh penonton.
Keempat,kesulitan dapat menjadi bahan bakar untuk melejitkan kinerja kita. Seperti kisah diatas, suatu kesulitan atau masalah jika kita benar dalam menyikapinya, pasti akan mendatangkan kemenangan dikemudian hari.
Percayalah Allah tidak akan menyusahkan anda, dengan mendatangkan kesulitan atau masalah kepada anda. Namun sebaliknya Allah akan mempersiapkan diri anda, mendapat giliran, menjadi orang yang berkualitas kesuksesannya.
Jika demikian halnya, Siapa takut dengan kesulitan?!
Semoga bermanfaat
See you at the top
Manfaat Kesulitan Bagi Kesuksesan Anda
Posted by Unknown at 23.26 0 comments
Seberapa besar kapasitas tempat kekayaan anda?
Hari ini tepatnya minggu 28 Februari 2010, telah berlangsung pertemuan MMC1 di Resto Padasuka, Mie Semar. Walaupun yang datang hanya 3 anggota dan ditambah dengan pak Wawan suami mbak Win yang punya Mie Semar, acara berlangsung tidak kalah seru. Bahkan menurut saya pembicaraanya jauh lebih mantap dan mendalam.
Ada beberapa hal yang menarik dalam pertemuan tersebut. Karena itu saya akan mengangkatnya menjadi dua tulisan. Pertama, Seberapa besar kapasitas tempat yang anda punyai untuk menampung kekayaan yang akan datang menghampiri anda? Dan kedua adalah kenapa Allah menciptakan kesulitan.
Pernahkah anda menayakan hal ini kepada diri anda sendiri? Atau tahukah kapasitas tempat yang anda punyai untuk menampung kekayaan yang akan menghampiri anda? Saya kawatir, anda tidak mempunyai cukup tempat untuk menampung kekayaan yang anda harapkan.
Coba anda berdiri didepan cermin. Tanyakan kepada orang yang ada didepan anda tersebut pantaskah dia berpenghasilan Rp. 10,000.000,-? Jika pantas, apa yang dipakai untuk membayarnya? Apakah penampilan, cara bicara, cara jalan, cara menghabiskan waktu,keterampilan, sikap, pengetahuan dan wawasan orang seperti ini layak berpenghasilan Rp.10.000.000,-? Bukankah penghasilan sebesar itu setingkat gaji manager? Dapatkah orang ini memimpin orang?
Kekayaan yang tersedia di dunia ini bisa diibaratkan seperti air di danau. Siapapun berhak mengambilnya, seberapun dia mau. Namun jika anda ke danau hanya membawa gelas tentu air yang dapat anda bawa pulang hanya sebesar gelas. Jika anda memaksakan diri untuk mendapat air satu ember tetapi tetapi anda tetap menggunakan gelas anda berarti curang. Itulah yang dilakukan para koruptor. Mereka mengambil hak melebihi kapasitas yang dipunyai.
Semestinya jika anda ingin mendapatkan air satu ember, anda harus mengganti gelas anda dengan ember. Atau jika anda ingin mendapatkan air satu tangki, anda harus mengganti ember anda dengan tangki.
Lalu bagaimana caranya mengganti gelas, menjadi ember atau tangki atau bahkan pipa yang bisa mengalirkan air dari danau ketempat anda 24 jam sehari, 7 hari seminggu tanpa anda mesti bersusah payah?
Kapasitas tempat penampung kekayaan anda berkaitan mindset, impian, passion, keterampilan, pengetahuan dan wawasan anda. Dengan demikian jika anda ingin menambah atau mengubah kapasitas tempat menampung kekayaan anda, anda mesti mengubah mindset,impian,passion, keterampilan, pengetahuan dan wawasan anda menjadi lebih besar dan lebih baik dari sebelumnya.
Semoga bermanfaat
See you at the top
Posted by Unknown at 21.30 0 comments
Hal Remeh Tetapi Berdampak Besar
Dulu saya mengira, para orang kaya dan sukses itu telah melakukan sesuatu yang luar biasa, yang menyebabkan mereka menjadi kaya. Namun setelah membaca banyak buku bisnis dan bergaul dengan orang kaya, ternyata apa yang mereka lakukan tidak ada yang istimewa dan luar biasa.
Saya jadi teringat sabda Nabi Muhammad SWA. Suatu hari Nabi sedang duduk-duduk bersama sahabat, “sebentar lagi akan datang seorang ahli surga” kata Nabi. Para sahabat jadi penasaran siapa gerangan yang akan datang. Ternyata orang tersebut jarang dikenal oleh para sahabat. Lalu dikesempatan lain, Nabi berkata “ sebentar lagi akan datang penghuni surga”. Tidak lama kemudian datang orang yang sama. Salah seorang sahabat penasaran dengan pernyataan Nabi tersebut, dan ingin tahu amalan apakah yang dikerjakan sehingga dia termasuk ahli surga.
Suatu hari sahabat yang penasaran tersebut, datang ke rumah ahli surga minta ijin untuk menginap dirumahnya karena dia sedang dimarahi bapaknya. Sahabat tersebut sebenarnya ingin tahu amalan apa yang dikerjakan oleh ahli surga. Ternyata sampai malam ketiga beliau belum menemukan amalan istimewa yang dilakukan ahli surga. Apa yang dilakukannya ternyata biasa-biasa saja. “ Teman, sebelumnya saya minta maaf telah membohongi anda. Sebenarnya saya tidak dimarahi bapak saya. Tetapi saya menginap dirumahmu ini karena terdorong oleh rasa penasaran saya tentang sabda Nabi, bahwa anda adalah salah satu penghuni surga. Tetapi selama 3 malam menginap dirumah anda, saya tidak menemukan amalan istimewa yang anda lakukan. Bolehkah saya tahu amalan yang menyebabkan anda digolongkan Nabi sebagai ahli surga?”. “ Seperti yang anda ketahui saya tidak melakukan amalan apa-apa, namun mungkin amalan ini yang menyebabkan saya menjadi ahli surga. Setiap kali mau tidur saya selalu memaafkan dan mendoakan orang-orang yang menyakiti saya ketika disiang hari”
Para penghuni surga adalah orang paling bahagia dan sukses, baik didunia maupun diakhirat. Walaupun di dunia mereka nampak susah hidupnya dan penuh penderitaan, namun dihatinya sebenarnya penuh dengan kedamaian dan kebahagiaan. Ternyata untuk meraih surga itu tidak susah dan dengan amalan istimewa. Namun hanya dengan amalan sederhana dan kitapun sebenarnya bisa melakukannya.
Begitu pula tentang meraih kesuksesan dan kekayaan , apa yang dilakukan orang-orang kaya dan sukses bukan sesuatu yang istimewa dan luar biasa. Tetapi semuanya biasa-biasa saja tiada yang istimewa. Mungkin karena pekerjaan yang biasa dan remeh inilah orang yang tidak sukses tidak mau melakukannya. Kerana mereka mengganggap untuk sukses harus melakukan hal-hal yang luar biasa.
Ada beberapa hal-hal sederhana yang dilakukan orang sukses dan kaya namun tidak dilakukan oleh orang gagal atau biasa-biasa saja. Pertama, rasa ingin tahu yang besar. Sebagaimana kisah diatas, sahabat yang penasaran dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggilah yang akhirnya mengetahui amalan penyebab masuk surga. Bukankah rasa ingin tahu itu bisa dimiliki oleh semua orang? Namun kenyataannya hanya orang yang sukses dan kayalah yang mau memelihara dan mengetahui manfaatnya. Dengan demikian jika anda ingin kaya dan sukses perbesarlah rasa ingin tahu anda. Cara memperbesar rasa ingin tahu adalah dengan mengetahui manfaat dari apa yang ingin anda ketahui. Atau anda berprinsip siapa tahu bermanfaat dimasa akan datang. Kita tidak tahukan?
Kedua, menghargai hal-hal kecil dan tidak mempermasalahkan hal kecil. Terkadang saya berpikir, sebenarnya orang miskin itu lebih sombong dari orang kaya. Saya pernah mempunyai pembantu, suatu ketika hasil ciciannya kurang bersih, kemudian istri saya mengingatkan” Mbak jika, tahu ada cucian yang kurang bersih mobk jangan diseterika, tapi dicuci lagi dan disikat?” begitulah kira-kira kata-kata istri saya. Eee dia nampaknya tersinggung sehingga besuknya dia minta berhenti.
Ada cerita yang lain, seorang ketua organisasi masyarakat meresa tersinggung dengan tingkah salah satu teman dan warganya. Eee dia langsung minta mengundurkan diri lantaran merasa haknya sebagai Ketua , diserobot oleh sang teman. Dan yang lebih kacau lagi yang dulunya rajin ke masjid, namun gara-gara peristiwa itu tidak mau ke masjid lagi. Bagaimana bisa menjadi orang besar dan sukses, baru mendapat sedikit pelecehan saja sudah tersinggung dan mundur
Ketiga, Menghormati dan menghargai orang lain.orang besar dan kaya ternyata sangat menghargai prestasi orang lain. Karena itu mereka bisa belajar kepada setiap orang dari tukang sapu, tukang becak sampai orang sukses lainnya.
Keempat, berhemat. Saya menyaksikan ternyata orang kaya itu tidak pemboros. Jika anda menyaksikan orang kaya yang pemboros, mungkin anda salah dalam memandang atau barangkali dia sebenarnya tidak kaya tetapi orang yang biar dianggap kaya.
Tetapi pemboros yang sebenarnya adalah orang miskin. Saya seringkali geleng-geleng kepala, melihat karyawan yang penghasilannya UMR tetapi menghabiskan lebih dari Rp. 10.000,- sehari hanya untuk membeli rokok. Mereka mau membuang 1/3 dari gajinya hanya untuk membeli rokok. Sungguh luarbiasa bukan?
Orang kaya juga mampu menahan atau menunda menikmati apa yang dihasilkan. Sementara orang miskin tidak sabaran untuk segera menikmati apa yang dihasilkan. “Hidup hanya sekali pak kenapa, dibuat susah. Sudah miskin susah lagi”. Atau “Mumpung masih bisa menikmati pak. Nanti apa kata nanti saja”.
Keempat hal yang remeh tersebut diatas sebenarnya mempunyai pengaruh yang besar pada kesuksesan seseorang. Namun karena dianggap remeh kebanyakan orang tidak memperdulikannya.
Cobadeh renungkan, apakah diri anda termasuk orang yang menyepelekan keempat hal diatas. Atau anda telah memilikinya dan memeliharanya.
Selamat bagi anda yang telah memiliki dan memelihara empat hal diatas. Saya yakin anda akan menjadi orang kaya sebentar lagi.
Semoga bermanfaat
See you at the top
Posted by Unknown at 07.50 2 comments
Tehnik 3 menit Membuang Kesedihan
Semalam badanku rasanya capek sekali. Walaupun tepat pukul 4 pagi saya sudah sudah bangun tapi tidak bisa beranjak dari tidur. Mata ini rasanya berat sekali, seakan membawa beban yang begitu berat. Badan ini rasanya berat sekali seakan tertindih beban yang amat berat. Namun saya harus bangun untuk memalukan solat subuh di masjid. Tapi uhg ……. Uhg sepertinya saya tidak mempunyai daya.
“Ya Allah, berilah aku kekuatan” Bisikku dalam hati. Tanpa kusadari aku teringat cara pak Tung Desem Waringin, mengalihkan alunan emosi.
Berat kelopak mata, sebenarnya hanya beberapa gram. Namun karena emosi atau perasaan yang salah, rasa kantuk bisa menyebabkan berat kelopak mata seakan satu atau dua kilo. Sehingga kita tidak kuasa untuk membuka mata. Jika emosi atau perasaan ini kita ikuti maka akan membuat kelopak mata semakin berat dan akhirnya kita tidak kuasa untuk bangun.
Akhirnya saya mengencangkan genggaman saya, lalu “ yeeeeaaaaaaaaaaa yes Allaaaaahu akbar” ku ayunkan kaki keatas dan saya hentakkan kebawah ke tempat tidur dengan sekeras-kerasnya lalu duduk dan berdiri. Setelah berdiri ambil napas dan melakukan peregangan setelah itu ke kamar madi. Rasanya segar sekali. Ketika pergi kemasjid dan menghirup udara pagi yang sejuk dan segar, sungguh terasa nikmat sekali. Suatu hal yang tidak bisa dirasakan oleh orang yang suka bangun siang.
Emosi atau perasaan ibarat CD. CD lagu yang bagus jika dimainkan tentu akan menghasilkan suara yang enak didengar. Namun coba garis CD tersebut dengan paku umpamanya tentu suaranya tidak karuan. Lagu yang enak didengar menjadi suara yang cit cit ceruit. Begitu pula emosi manusia, selama tidak ada kejadian yang merusaknya maka, emosi akan berjalan datar dan melantunkan persaaan yang linier. Namun jika kita rusak dengan kejadian atau tindakan yang lain maka emosi akan berubah.
Maka sungguh benar sabda Nabi Muhammad, Jika engkau marah ketika berdiri, maka duduklah, atau ambillah air wudlu. Apa yang disarankan pak Tung Desem Waringin, semakna dengan sabda Nabi tersebut. Intinya jika anda ingin keluar dari emosi anda yang tidak anda sukai lakukan sesuatu yang lain agar pikiran dan hati anda beralih ke focus yang lain. Emosi tidak akan berubah selama anda tidak mau merubah aktifitas.
Sebagai contoh, seorang sales yang takut menemui customer. Ketika dia akan mengetuk pagar pintu propek, perasaannya kacau, lalu tubuh bereaksi dengan mengeluarkan keringat dingin, jantuung berdetak dengan kencang, jalannya lungnai dan wajah menunduk. Jika perasaan tersebut dibiarkan dan diikuti, maka makin lama akan makin besar dan menyesakkan. Jika anda berada dalam situasi demikian, rubahlah jalan anda menjadi lebih cepat dan hentakkan kaki anda lebih dalam. Jangan lupa angkat wajah anda dan arahkan pandangan anda kedepan, sambil bisikkan dalam hati “ Saya akan berhasil melakukan presentasi hari ini” Tindakan ini akan mengalihkan focus anda “dari rasa takut” menjadi berani.
Contoh yang lain umpamnya anda mengalami kejadian yang tidak mengenakkan hati, entah uang hilang atau customer direbut pesaing atau hal-hal lain. Coretlah alunan CD lagu sendu anda dengan aktivitas yang sederhana namun bisa mengubah emosi anda. Umpamanya keteika anda sedang duduk bermalasan tak berdaya, memikirkan uang yang hilang. Hentakkan kaki anda dan berlanjaklah sambil berkata “ Yeeeee aaaas tidak ada gunanya menyesali sesuatu yang telah terjadi. Saya akan mendapatkan gantinya jauh dari yang hilang. Bahkan berlipat dari yang hilang”
Semoga bermanfaat,
See you at the top
Posted by Unknown at 08.19 1 comments
Labels: Tung desem Waringin