Apakah anda termasuk orang yang muak terhadap negeri ini? Apakah anda termasuk orang yang prihatin terhadap sikap para pemimipin para pengelola negeri ini?. Apakah anda sangat membenci korupsi? Namun coba renungkan, jika seandainya anda yang duduk sebagai Presiden, sebagai anggota DPR, sebagai Bupati dan sebagai Polisi, apa kira-kira anda tidak melaukan hal yang sama dengan mereka? Jika saya pribadi menerima tawaran ini, saya tidak bisa menjamin saya tidak terpengaruh oleh, sikap dan perilaku mementingkan diri sendiri, golongan dan korupsi. Oleh karena itu, saya dari awal tidak pernah bermimpi menjadi PNS atau pejabat pemerintahan, meskipun jika saya mau kesempatan itu sangat terbuka bagi saya.
Dari mana memulai membenahi negeri ini?
Posted by Unknown at 12.35 1 comments
Napak Tilas Kesuksesan Orang Lain
Pernahkan anda bertanya kenapa, ada sebagian orang yang mendapatkan kekayaan dan kesuksesan begitu mudah sementara yang lain sangat sulit? Pernahkan anda bertanya kenapa ada sebagian orang mengerjakan banyak hal sementara yang lain, sangat sedikit? Pertanyaan-pertanyaan seperti diatas, selalu mengusik hatiku. Saya selalu saja kagum terhadap seseorang yang mempunyai pencapaian sangat banyak namun waktu yang diperlukan sangat sedikit. Saya mengenal seseorang yang umurnya sepantaran dengan saya, namun beliau mampu mengendalikan 9 perusahaan, menulis 3 buku dan menjadi seorang trainer yang handal. Dan yang lebih menggembirakan kehidupan rumahtangganya sangat harmonis dan anak-anaknya cukup berprestasi.
Posted by Unknown at 08.35 2 comments
Kaya Melaui Silaturahmi
Bagi bangsa ini halal bi halal sudah menjadi tradisi. Halal bi halal yang diisi dengan silaturahmi, berkunjung ke kampong halaman, rumah saudara, rumah teman, memang banyak manfaatnya. Bahkan Nabi Muhammad menyemangatinya dengan menjanjikan imbalan yang sangat luar biasa yaitu dimudahkan rezki dan dan dipanjangkan umurnya, selain tentunya mendapat pahala yang luar biasa besar bagi ummat Islam. Namun pertanyaannya adalah sudahkah anda menerima janji yang diberikan Nabi tersebut? Benarkah silaturahmi yang anda lakukan dapat menambah rezki dan memperpanjang umur? Jika belum lalu siapa yang salah? Apakah hadist diatas salah atau kitanya yang tidak melakukan silaturahmi dengan benar?
Posted by Unknown at 08.23 1 comments
Menumbuhkan kesadaran diri
Suatu ketika saya berbincang dengan kakak saya. “ Mas kapan anda sadar untuk mau menjalankan perintah Allah dengan baik. Tidak malas malsan seperti ini?”. Dengan tenang dia menjawab. Ya nanti jika rumahku, sudah seperti layaknya rumah orang lain.”. ketika rumahnya sudah dibangun, pertanyaan yang sama saya ajukan kembali. Jawabnya hamper sama, “ nanti kalau sudah ada perabotannya”. Pertanyaan yang sama saya ajukan pada tukang bangunan, dia menjawab “ bagaimana pak bisa sholat, badan kotor baju juga kotor, jika seperti bapak ya enak, dadan bersih, baju bersih sehingga sholat bisa tenang.
Posted by Unknown at 08.40 1 comments