Tampilkan postingan dengan label bahagia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahagia. Tampilkan semua postingan

Dahsyatnya Energi Cinta

Selasa, 06 Desember 2011

Pernahkan anda merenung, kekuatan apa kira-kira yang menyebabkan anda memiliki energy yang luar biasa, tidak mengenal lelah, dan capek, bosan dan pantang menyerah, sehingga anda menjadi orang sukses seperti sekarang ini? Jika anda renungkan dalam-dalam, ternyata kekuatan itu berasal dari energy cinta yang Allah tanamkan pada diri kita.

Ya , orang yang dikaruniai Allah perasaan cinta yang besar, akan mempunyai energy yang sangat besar. Cinta disini bukan berarti sempit, cinta anatara laki-laki dan perempuan. Namun cinta yang mempunyai arti yang sangat luas, cinta pada diri sendiri, cinta pada kekasih hati, cinta kepada istri dan anak, cinta pada kedua orang tua, cinta pada keluarga, masyarakat dan lingkungannya.


Jika anda membaca biografinya Bung Karno, anda akan menemukan kebesaran cintanya Bung Karno kepada bumi pertiwi. Dengan kekuatan cinta tersebut, bung Karno akhirnya mampu menjadi Presiden RI pertama Begitu pula jika anda mengingat sejarah nabi kita Muhammad, anda akan menemukan cintanya Sang Nabi kepada ummatnya. Sampai sampai diakhir hayatnya pun, ummatnya masih disebut-sebut. Karena cinta beliau kepada ummatnya, beliau sanggup menerima berbagai macam rintangan, cemoohan, cacian , hinaan,penderitaan,bahkan ancaman pembunuhan.

Energy cinta memang sangat dahsyat. Perasaan cinta yang besar akan menumbuhkan kemampuan kepada pemiliknya daya tahan terhadap rasa malu dan penderitaan, tidak mudah menyerah dan rasa tanggung jawab yang besar. Jika anda mencintai diri anda, maka anda tidak ingin diri anda hanya sebagai seonggok daging yang mampu berjalan atau mayat hidup. Jika anda mencintai diri anda, maka anda akan berusaha dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati , tanpa mengenal lelah, untuk menjadikan diri anda orang yang terpandang dan berguna. Jika anda mencintai keluarga, tentu anda akan berusaha menjaga nama baik, memastikan mereka bahagia tidak terlantar dan bersedih hati, dan menjadikan mereka dipandang oleh masyarakat disekitarnya. Saya teringat cerita pak Tung Desem Waringin, bahwa yang menyebabkan beliau menjadi orang seperti sekarang ini awalnya adalah rasa cintanya kepada ayahnya. Sebagai anak pak Tung mempunyai keinginan yang besar untuk membahagiakan orang tuanya. Bukahkah ini perasaan cinta.

Sebaliknya orang yang tidak mempunyai perasaan cinta yang besar pada diri, tidak akan memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menanggung derita, cemoohan, rasa malu, hinaan dan daya juang yang tinggi. Karena mereka tidak tahu, kenapa saya harus menderita, kenapa saya harus berjuang terus tanpa mengenal lelah.

Dengan demikian jika anda ingin menjadi orang sukses, pertama yang harus anda miliki adalah persaan cinta. Tumbuh dan kembangkan persaan cinta kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Maka akan tumbuh pada diri anda kekuatan untuk bertindak dak berbuat sesuatu. Tumbuh dan kembangkan terus perasaan cinta anda. Maka anda akan mampu menahan setiap derita yang anda temui ditengah jalan. Tumbuh dan kembangkan terus perasaan cinta anda, maka semua yang berat-berat akan menjadi ringan, semua yang sulit dan susah akan menjadi mudah. Tumbuh dan kembangkan terus perasaan cinta anda. Maka anda akan menemukan betapa indahnya hidup didunia ini. Tumbuh dan kembangkan terus perasaan cinta anda. Maka anda akan menjadi orang yang dicintai dan dikenang. Itulah puncak dari kenikmatan hidup. Bahagia karena mencitai dan dicintai.

Nama anda bisa diingat oleh orang yang baru kenal saja sudah bahagia. Apalagi jika nama anda, kebaikan anda, kepedulian anda dan jasa jasa anda terus dikenang oleh generasi jauh setelah anda meninggal. Bukankah itu sebuah kebahagian yang tiada tara?
Semoga Allah yang maha kasih, melimpahkan dan menumbuhkan perasaan cinta yang besar pada diri kita, sehingga kita akan bisa menjadi orang yang mau dan mampu bertindak, menahan sakit dan pedih, menahan beratnya beban perasaan dan godaan dan keluar menjadi orang yang mampu mengasihi dan dikasihi.
Semoga bermanfaat
See you at the top


Baca selengkapnya......

Sudah Bahagiakah anda?

Rabu, 09 Desember 2009

Memang sudah menjadi fitrah manusia, menginginkan kebahagiaan dan menghindari kesengsaraan.

Lantas muncullah teori-teori tenatang kebahagiaan hidup. Ada yang mengatakan, anda akan hidup bahagia jika anda terlepas dari nafsu dunia. Sehingga mereka tidak mau kawin dan meninggalkan gemerlapnya kehidupan dunia. Sementara yang lain mengatakan, anda akan bahagia dan hidup dengan tenang dan tenteram, jika segalanya tersedia. Yang mengikuti pendapat ini menyangka dengan memiliki istri cantik atau suami yang tampan hidupnya akan bahagia. Mereka mengira dengan menjadi popular, menjadi penguasa, memiliki harta yang berlimpah hidupnya akan bahagia. Mereka mengira dengan mendatangi tempat rekreasi pergi ke luar negri,atau menyaksikan hiburan hidupnya akan bahagia. Sehingga bagi mereka yang berkatong tipis, waktunya dihabiskan didepan TV atau ngrumpi, jangkruk bicara membicarakan kejelekan orang atau membicarakan hal-hal yang tiada berguna.

Benarkah ketenangan dan kebahagiaan hidup dapat diperoleh dengan cara seperti itu? Jawabnya adalah “ Ya” Namun ketenangan dan kebahagiaan yang didapat sipatnya hanya sementara. Ketenangan dan kebahagiaan hidup yang diperoleh dengan cara diatas sipatnya semu dan menipu. Dan yang lebih parah lagi, biayanya terkadang sangat mahal. Contohnya, ketika anda berpendapat, saya akan bahagia jika mempunyai istri yang cantik, maka anda akan berusaha berpenampilan diluar batas kemampuan untuk menarik wanita yang cantik tersebut. Kemudia ketika anda sudah mendapatkannya, biaya perawatanya cukup mahal.

Jika anda ingin mendapatkan ketenangan dan kebahagian hidup yang permanent caranya bukan lewat jalan diatas tetapi dengan melalui kedekatan dengan Sang pemilik Ketenangan dan Kebahagiaan, yaitu Allah SWT. Jika anda dekat dengan Allah, maka Dia akan membukakan pintu keindahan dalam dirinya. Sehingga anda mampu memandang sesuatu yang menurut pandangan masyarakat dianggap hina, namun bagi anda menyenangkan. Ketika anda hanya mampu membeli sepeda, anda sudah merasakan kebahagiaan, karena anda teringat akan orang yang tidak mempunyai sepeda atau tidak bisa bersepeda karena tidak mempunyai kaki. Ketika anda hanya mampu makan dengan lauk sambal, itupun sudah membuat anda bahagia.

Kenapa bisa demikian? Karena hidup anda sudah diliputi oleh Cahaya Tuhan. Jiwa anda terang. Jiwa anda luas, lebih luas dari samudra. Cahaya yang terang akan memudahkan memilihat hal-hal yang kecil menjadi jelas. Sedangkan hati yang luas akan menjadikan hal-hal atau masalah yang besar menjadi kecil. Apalagi masalah yang kecil anda tidak akan mampu melihatnya. Artinya cahaya yang terang akan membantu anda melihat anugerah Allah sekecil apapun yang anda terima. Sehingga hati anda diliputi dengan rasa syukur yang berlimpah. Anda akan merasakan betapa banyak dan besarnya rahmat dan kasihsayang Allah yang anda terima. Sehingga ketika anda dikarunia sesuatu yang kecil menurut pandangan masyarakat anda merasakan seakan menerima sesuatu yang sangat besar.

Sedangkan hati yang luas menjadikan masalah yang besar bagi masyarakat menjadi kecil dihadapan anda. Anda tidak akan merasakan kesedihan yang disebabkan masalah-masalah kecil. Anda tidak akan merasa terganggu dengan adanya ular kobra, ketika anda berada dilapangan yang luas. Anda tidak akan merasa terganggu dengan adanya harimau maupun singa karena letaknya jauh dari anda. Sebaliknya jangankan ada ular kobra, ada tikuspun anda akan merasa terganggu jika hati anda seluas kamar mandi. Dengan demikian jika hati anda luas seluas samudra maka hidup anda akan terasa tenang dan bahagia,

Lalu bagaimana caranya agar hati kita menjadi seluas samudra dan jiwa kita terang seterang disiang hari bolong?. Kita hendaknya hanya menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan. Kemudian kita berusaha untuk selalu menjalankan perintahnya dan meninggalkan apa-apa yang menjadi larangannya. Kita menjadikan Allah sebagai sumber gerak dan langkah dalam menjalani kehidupan ini. Ketika kita akan melakukan sesuatu, yang pertama kita tanyakan adalah, apakah Allah dan Rosulnya Ridho dengan tindakan saya ini?

Semoga kita selalu mendapat taufik dan bimbinganNya. Semoga kita senantiasa mendapat pertolongan dan kekuatan dariNya. Sehinnga setiap apa yang kita lakukan selalu bersandar kepada tuntunan Allah dan Rosulnya. Amin.

See you in the top.

Baca selengkapnya......