Napak Tilas Kesuksesan Orang Lain

Pernahkan anda bertanya kenapa, ada sebagian orang yang mendapatkan kekayaan dan kesuksesan begitu mudah sementara yang lain sangat sulit? Pernahkan anda bertanya kenapa ada sebagian orang mengerjakan banyak hal sementara yang lain, sangat sedikit? Pertanyaan-pertanyaan seperti diatas, selalu mengusik hatiku. Saya selalu saja kagum terhadap seseorang yang mempunyai pencapaian sangat banyak namun waktu yang diperlukan sangat sedikit. Saya mengenal seseorang yang umurnya sepantaran dengan saya, namun beliau mampu mengendalikan 9 perusahaan, menulis 3 buku dan menjadi seorang trainer yang handal. Dan yang lebih menggembirakan kehidupan rumahtangganya sangat harmonis dan anak-anaknya cukup berprestasi.

Ketika membaca bukunya Merry Riana, hati saya sangat tergetar dan berkesan, bagaimana seorang wanita yang lahir dizaman sekarang, mempunyai kesadaran yang begitu tinggi dan mampu meraih prestasi yang sangat membanggakan diusia muda? Semantara anak muda sekarang ini terkenal malas dan tidak peduli terhadap masa depan. Mereka asyik dengan dunia penuh dengan hura-hura dan membuang waktu. Setelah mengamati perjalanan kehidupan mereka, para orang sukses, saya dapat mengambil 3 hal yang mereka lakukan sehingga mereka mampu mengerjakan banyak hal dan menjadi orang sukses. Pertama, mereka sadar terhadap masa depan. Mereka menyadari bahwa hidup ini, bukan merupakan hal yang sia-sia. Namun hidup ini mempunyai misi. Oleh karena itu mereka mengisi hidup ini dengan kerja keras dan kerja keras. Apabila mereka telah selesai mengerjakan sesuatu mereka akan segera mengerjakan hal lain. Sehingga hidup mereka benar-benar efisien. Mereka tidak mengenal lelah. Karena ketika mengerjakan sesuatu hati mereka hadir dan sangat menikmati apa yang mereka lakukan. Sehingga mereka mampu bekerja lebih lama dari kebanyakan orang. Kedua, mereka tahu apa yang harus dikerjakannya dan bagaimana cara mengerjakannya dengan baik dan cepat.. Awalnya merekapun tidak tahu apa yang harus dilakukan. Namun karena dia menyadari bahwa hidup ini merupakan misi, maka mereka mengerjakan apa saja yang penting bermanfaat bagi kehidupannya dan orang lain. Dari kegemarannya melakukan banyak hal, akhirnya meraka menyadari untuk mencari cara terbaik untuk melakukan sesuatu. Sehingga mereka menjadi orang yang sangat produktip, karena mereka tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya. Sebagai contoh orang dapat menambal ban lebih cepat dan hasil lebih baik jika mereka tahu bagaimana caranya menambal ban yang baik. Jika mereka tidak tahu caranya menambal ban, waktu seharipun tidak cukup untuk menambal ban. Dan yang ketiga adalah, mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Mereka menyadari bahwa setiap kita diberi waktu sama 24 sehari, tujuh hari dalam seminggu. Maka satu-satunya cara yang dapat dilakukan agar dapat berhasil dengan maksimal adalah memilih pekerjaan yang bernilai tinggi, mengerjakan dengan cepat karena tahu bagaimana cara mengerjakannya dan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Sebagai contoh, sepulang dari Sholat Jama’ah Subuh di Masjid saya melakukan dengan berjalan mengelilingi taman sambil menghafal Alqur’an. Atau mengajak anak jalan atau sepedahan bersama anak saya yamg masih kecil. Sehingga sambil olahraga, menjalin keakrapan dengan keluarga. Namun saya masih merasakan apa yang saya lakukan tersebut, masih kurang maksimal terbukti hasil yang saya peroleh masih jauh dari apa yang diperoleh orang-orang yang lebih sukses dari saya. Oleh karena itu, saya tidak malu-malu bertanya kepada mereka yang lebih sukses dari saya. Saya berpendapat, akan jauh lebih mudah dan hemat mencapai kesuksesan jika kita melakukan napak tilas kepada orang yang lebih sukses dengan melakukan apa yang mereka lakukan dan bagaimana cara melakukannya. Karena walaupun kita melakukan hal yang sama dengan mereka apabila cara kita melakukan tidak sama tentu hasilnya berbeda. Bahkan seandanya kita sudah melakukan hal yang sama dengan cara yang sama hasil dan waktu yang diperlukanpun bisa saja berbeda. Itu masih tergantung dari keterampilan kita dan passion kita. Oleh karena itu kita diminta untuk bergaul dengan mereka yang tujuannya tidak lain untuk menyamakan passion atau frekwensi kita. Jika sudah tuning bukankah akan enak didengar dan dirasa? Semoga bermanfaat see you at the top

2 comments:

oktobriyanto mengatakan...

matur suwun pak, Materi ini seperti kemaren malam di sate Sukadi,.

zupergemstones mengatakan...

terima kasih pak,moga sukses

Posting Komentar