Mengurai Benang Kusut

Pernahkah anda mengurai benang kusut. Jika belum coba deh. Karena ternyata disana terdapat pelajaran tentang kehidupan. Ya, benar sekali. Mengurai benang kusut, seakan menggambarkan tentang kehidupan ini.

Ketika anda melihat benang kusut, hal pertama yang terbayang adalah kesulitan. Ah, sulit mana bisa. Anda tidak tahu dari mana dan bagaimana harus memulai mengurai benang kusut. Namun ketika anda sudah menemukan salah satu ujung benang, anda akan sedikit mulai tersenyum. Lalu anda menarik sedikit demi sedikit, dengan pelan-pelan dan penuh perhatian. Baru saja anda mendapatkan 10 cm yang terurai, anda menemukan jalan buntu. Anda menemukan simpul yang sulit diurai. Pada saat ini perhatian dan kesabaran anda diuji. Jika anda menyerah dan frustasi, maka anda campakkan saja benang tersebut.


Namun jika tetap telaten, sabar dan penuh perhatian, walaupun dengan berlahan anda akan menemukan titik terang simpul yang ruwet tersebut. Setelah anda keluar dari simpul yang ruwet anda akan sedikit mengalami kemudahan mengurai benang. Namun tidak lama kemudian anda menemukan simpul yang tidak kalah ruwetnya.

Jika anda berhenti, maka hanya sepanjang itu pulalah benang yang terurai yang dapat anda lakukan. Namun, jika anda terus berusaha mencari jalan keluar tanpa mengenal lelah, maka simpul tersebut akan dapat terurai, meskipun menyita, banyak waktu tenaga dan pikiran anda.
Begitulah dan seterusnya, simpul-simpul yang ruwet akan tetap anda temukan, selagi anda masih tetap bertahan mengurai benang yang kusut tersebut. keruwetan akan berakhir jika anda menyerah atau benang yang kusut tersebut sudah anda urai semuanya.

Kehidupan yang kita hadapi ternyata mirip dengan mengurai benang kusut tersebut. Setiap orang pasti mengalami keruwetan hidup. Baik itu masalah pribadi, masalah dengan keluarga, teman, tetangga, pekerjaan dan lain sebagainya. Jika anda mampu bertahan, bersabar dalam menyelesaikan keruwetan hidup anda, terkadang tanpa diduga anda menemukan jalan keluar dari keruwetan hidup anda.

Bukankah kita sering menemukan solusi dari suatu masalah tanpa terduga? Saya jadi teringat ketika mahasiswa dulu, pernah mengalami kesulitan membayar uang kuliah. Ketika batas terakhir pembayarannya, kurang dari seminggu, saya berusaha mencari pinjaman ke saudara. Namun hasilnya nihil. Setelah hari terakhir pembayaran tiba, tanpa terduga saya bertemu dengan teman kuliah wanita yang jarang bertemu, karena sudah jarang kuliah bersama. Setelah berbincang-bicang cukup lama, teman saya tersebut berkata” eh Lif, sudah bayar uang kuliah belum?”. Uh, mau jawab gimana ya. Mau terus terang rasanya malu. Tetapi mau berbohong dosa. Akhirnya kuberanikan diri saja. “Belum.” Jawabku dengan suara nyaris tak terdengar.
”Hari ini kan, hari terakhir”
“ Iya, tetapi saya, kirimanku belum datang”
“eh, pakai duitku saja dulu,. Ayo” katanya sambil manarik tanganku.

Begitulah, sebenarnya menyelesaikan keruwetan hidup itu, cukup mudah asal kita mau dan berani bergerak dan berusaha, maka tanpa disadari kita akan ditemukan dengan sesuatu yang tak terduga. Syaratnya sangat mudah, yaitu asal anda berani terus bergerak dan berusaha saja. ya tetap bergerak, bergerak dan terus berusaha, maka keruwetan anda akan segera berakhir. Karena ditengah jalan disepanjang pergerakan anda akan menemukan jalan keluar.

Namun kebanyakan orang, tidak mau melakukan itu dengan alasan gensi atau malu atau bahkan malas. Sehingga mereka lebih senang diam dan menenggelamkan diri. Bahkan saya mempunyai teman yang tidak mau sholat berjamaah lagi lantaran malu, ekonominya yang merosot tajam karena usahanya jatuh. Andaikata dia tetap pergi ke masjid dan menjalin silaturahmi dengan jamaah yang lain, tentu akan ditemukan solusi atas kejatuhan ekonominya.

Perlu untuk diingat jika anda mencampakkan keruwetan hidup anda sehingga anda lari atau menghindar dari masalah , jangan dikira masalah anda akan selesai dengan sendirinya. Masalah anda tetap akan menjadi masalah anda selama anda belum menyelesaikannya. Gunakan pelajaran mengurai benang kusut diatas untuk membantu menyelesaikan masalah anda. Focus terhadap keruwetan anda lalu mencari celah-celah jalan keluar yang mungkin bisa dilakukan. Lalu lakukanlah, jangan pernah berpikir untuk berhenti sebelum apa yang ingin anda gapai tercapai.

Semoga bermanfaat.
See you in the top

0 comments:

Posting Komentar